FAKTA TAK MENARIK SEPUTAR RADIO

FAKTA TAK MENARIK SEPUTAR RADIO

6
277
2
Tuesday, 11 September 2018
Mojok Kampus

Kawan muda, selamat memperingati hari ulang tahun Radio Republik Indonesia (RRI) ke-73. Semoga penikmatnya tak hijrah ke platform streaming musik, soalnya aku tuh bakal sedih kalo penikmat radio makin dikit. Coba kamu bayangkan, udah siaranya sendiri, dicueki sama pendengar lagi. Hmm, kurang ngenes apa coba rasanya jadi penyiar :((

Sebagai bentuk perayaan HUT RRI ke-73, UMM FM ingin mengupas beberapa fakta tak menarik seputar dunia Radio.

 

1. Pendengar Radio Sedikit, Benarkah?!?!

Memasuki dunia T*k-T*k, radio sepertinya makin sulit bisa mengudara seperti dulu. Menggigat populasi pengguna platform streaming musik yang makin melimpah dan akses mendengarkan musik yang lebih mudah, rasanya memang sulit menyadingkan radio dulu dengan sekarang. Eitsss, kalimat tadi hanyalah umpatan dari netijen, sebab faktanya menurut Nielsen Radio Audience Measurement, media radio jumlah pendengarnya mencapai 62,3 juta orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu saja, kawan muda. Survei dari Neilsen juga mengungkapkan fakta kalau di tahun 2014 pendengar radio hanya menghabiskan waktu mendengarkan radio 16 jam per minggunya, hasil ini meningkat terus di tahun 2015 (16 jam 14 menit per minggu) dan tahun 2016 (16 jam 18 menit).

Nah, yakin sekarang kamu ingin mengatakan pendengar radio sedikit? Uhh, coba pikir-pikir dulu dehh :((

 

2.  Pendengar radio gak kuno, kamu aja yang sibuk main uno

Memang benar, ketimbang Televisi, radio lebih dulu muncul pada tahun 1901. ilmuan bernama Guglielmo Marconi berhasil mengirimkan sinyal dan diterima oleh suatu alat penerima. Beliau mengirim sinyal berupa titik dan garis dari suatu pemancar menggunakan gelombang elektromagnetik.(mampus kau, tak akan paham maksud dari tulisan ini).  Dengan penemuan inilah, banyak yang meyakini Marconi sebagai penemu radio, kawan muda~

Jika banyak kawan muda yang beranggapan kalau pendengar radio hanyalah generasi tua,  ini bertolak belakang dengan hasil temuan Nielsen Radio Audience Measurement kuartal ketiga ini. Hasil Survey Nielsen menunjukkan bahwa justru, 57 persen pendengar radio adalah generasi muda.

Saat ini 4 dari 10 orang pendengar radio mendengarkan radio melalui mobile phone. Angka yang cukup membuatmu percaya diri mendengarkan radio lewat hape dan biar gak dianggap kuno sama kawanmu.

Berhubung UMM FM gercep melirik kecanggihan teknologi yang ada, biar kamu tetap nyaman mendengarkan radio. Bisa streaming lewat website ini atau bisa download aplikasi UMM FM di Playstore. Wah, promo tipis-tipis. ululululu~

 

3. Hari Radio Nasional 2018 bertepatan dengan 1 muharram

Masyaallah, bila kamu melihat tanggalan hijriah dan masehi, maka hari ini kamu akan menemukan dua hari besar di hari yang sama. Sungguh kamu adalah makhluk yang beruntung sekali bisa menikmati kejadian langka seperti ini yang bahkan bisa muncul kembali membutuhkan waktu puluhan tahun.

Kalau di tanggalan Hijriah umat muslim sedang merayakan tahun baru islam 1440 hijriah, Sedangkan masyarakat Indonesia sedang merayakan Hari Radio Nasional ke-73.  FYI, pada awalnya tahun baru Hijriah digunakan untuk memperingati peristiwa hijrah nabi Muhammad dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 masehi.

Sedangkan Hari Radio Nasional lahir karena keinginan  orang-orang yang pernah aktif di radio pada masa penjajahan Jepang menghidupkan kembali radio Indonesia melalui rapat besar yang dipimpin oleh Dr. Abdulrachman Saleh. dengan demikianlah radio sepeninggalnya Jepang di Indonesia diserahkan sepenuhnya kepada Republik Indonesia, dan ini merupakan cikal bakal dari berdirinya RRI.

 

Met Ultah RRI, teruslah mengudara!

 

penulis :Rosi

2 Comments

  1. Fitria says:

    Kak klau ingin mutar siarannya di mana ya?

    • 934ummfm says:

      klik tombol play dipaling bawah website. atau mungkin kakak bisa download applikasi kita di Playstore 934.4 UMMFM Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *