4 Tips Menghadapi Toxic Friendship

Written by on June 4, 2021

Kawan Muda pernah nggak, sih, kamu direndahkan oleh teman sendiri? Atau ketika kamu butuh tempat cerita, temanmu tidak tertarik mendengarkan masalahmu? Jika kamu menjawab “iya” dari beberapa pertanyaan tadi, maka itu tandanya kamu terjebak dalam toxic circle atau toxic friendship. Toxic friendship merupakan pertemanan yang tidak mendukung dan membawa efek negatif kehidupmu seperti emosi, stress, dan overthinking. Terjebak dalam toxic friendship dapat menjadi racun yang merusak kesehatan mental dan juga kebahagiaanmu. Nah, nggak enak kan terjebak dalam toxic friendship? Tenang, kamu tinggal baca artikel ini buat tau cara menghadapi toxic friendship di lingkunganmu!

1. Be Real About How You Feel

Salah satu masalah kamu terjebak dalam toxic friendship adalah kamu tidak berani mengatakan tentang apa yang kamu rasakan. Ketika temanmu merendahkan kamu, biasanya kamu tidak mengatakan apa yang kamu rasakan pada saat kamu direndahkan, kamu hanya diam dan let it flow. Lama-lama hal ini akan menjadi habit dan kamu akan selalu direndahkan ketika berkumpul dengan temanmu.

2. Menjauhi Bukan Berarti Tidak Berteman

Memberikan jarak terhadap temanmu yang toxic bukan berarti kamu mengganggap temanmu sebagai musuh atau lawan, tetapi untuk melindungi kesehatan mental dan kebahagiaanmu. Jika kamu merasa pertemanan dengan temanmu membawa efek negatif, maka kamu harus berani memberikan jarak atau menjauhi temanmu yang toxic. Remember, don’t sacrifice yourself for someone else’s happiness.

3.It’s Okay To Go Separate Ways

Setiap yang bertemu pasti akan berpisah, dalam setiap pertemanan pasti tidak akan berjalan selamanya. Kamu harus sadar bahwa toxic friendship tidak akan membuat kamu berkembang, mengorbankan kebahagianmu untuk orang lain merupakan hal yang tidak worth it. Lebih baik kamu punya teman yang sedikit tapi tidak toxic, daripada punya teman banyak tapi toxic.

4. Mulai Pertemanan Baru

Memutus hubungan dengan toxic friendship merupakan hal yang tidak mudah. Kamu tentunya membutuhkan teman untuk berinteraksi, gunakan kesempatan ini untuk menghubungi temanmu yang berada di luar pertemanan toxic. Kamu bisa berbagi cerita dan meminta saran terkait permasalahan toxic friendship yang kamu alami.

Penulis: Rangga

Editor: Nia

Sumber: Halodoc

Gambar: Google


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



[There are no radio stations in the database]